Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membayar Zakat Fitrah

654 views
zakat fitrah

Dailymoslem – Di akhir bulan Ramadhan, umat muslim biasanya membayarkan zakat dengan tujuan untuk membersihkan diri dan membersihkan harta, juga berbagi dengan kaum fakir agar kita sama-sama merasakan kebahagiaan di Hari Raya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat dan taatlah kepada Rasul agar kamu mendapat rahmat.” (QS. An-nur: ayat 56)

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membayar zakat fitrah.

Jumlah yang Harus Dibayarkan

Adapun jumlah zakat fitrah yang haru dibayarkan adalah sejumlah satu sha’ kurma atau sya’ir.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mewajibkan zakat fitrah sebanyak satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum, atas budak dan orang merdeka, laki-laki dan perempuan, anak kecil dan orang besar dari kalangan orang Islam. Dan beliau memerintahkan agar ditunaikan sebelum orang-orang pergi menunaikan shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Satu sha’ setara dengan satu mud, sedangkan satu mud setara dengan 0,6 kg. Sehingga dapat disimpulkan bahwa satu sha’  adalah 2,4 kg, bisa dibulatkan menjadi 2,5 kg.

Selain kurma dan gandum, zakat fitrah juga dapat dibayarkan dengan makanan pokok lainnya seperti beras.

(Baca juga: 5 Kesalahan Saat Membayar Zakat Fitrah yang Seringkali Tidak Disadari)

Orang yang Berhak Menerima Zakat Fitrah

Ada 8 golingan orang yang berhak menerima zakat fitrah, yaotu orang fakir, orang miskin, amil zakat, mualaf, hamba sahaya, orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan orang yang sedang dalam perjalanan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (muallaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang yang berhutang, untuk jalan Allah, dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana.” (QS.At-Taubah: ayat 60).

Namun, golongan yang paling membutuhkan zakat fitrah adalah kaum fakir miskin. Maka kaum tersebut harus didahulukan untuk menerima zakat fitrah.

“Rasulullah shallallahu ‘laihi wassalam mewajibkan zakat fitri dan bersabda, ‘Cukupkan mereka (fakir miskin) pada hari itu’.” (HR. Daruqutni dan Baihaqi)

Waktu Pembayaran

Mengenai waktu pembayaran, zakat fitrah seharusnya dibayarkan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Bisa pada hari-hari sebelum Idul Fitri hingga malam takbiran sebelum Hari Raya. Jika zakat fitrah dibayarkan pada saat hari raya, maka akan terhitung sebagai sedekah biasa.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang membayar zakat fitrah sebelum shalat ied, maka termasuk zakat fitrah yang diterima; dan barang siapa yang membayarnya sesudah shalat ied maka termasuk sedekah biasa (bukan lagi dianggap zakat fitrah).” (HR. Bukhari dan Muslim).

(Baca juga: Waktu yang Tepat untuk Membayarkan Zakat Fitrah)

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan saat membayar zakat fitrah.

Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri!

Disarikan dari berbagai sumber

(Visited 928 times, 1 visits today)