Bahaya! Rasisme Sudah Dianggap Hal Lumrah Di Indonesia

1844 views

DailymoslemRasisme merupakan pemdedaan sikap atau perlakuan terhadap satu kelompok masyarakat tertentu karena perbedaan warna kulit, ras, suku atau agama.  Pengertian rasisme atau rasialisme dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah prasangka berdasarkan keturunan bangsa; perlakuan yang berat sebelah terhadap (suku) bangsa yang berbeda-beda; dan  paham bahwa ras diri sendiri adalah ras yang paling unggul.

Sebenarmya tanpa sadar rasisme telah mendarah daging di dalam kehidupan masayarat setiap harinya. Contohnya saja ada panggilan yang sudah biasa terdengar di telinga kita seperti “si batak” untuk orang-orang medan atau “si jawa” untuk orang-orang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bahkan yang lebih parah adalah kita dengan sok tahu menyamakan karakter orang-orang tersebut secara keseluruhan.

Lalu apakah benar tindakan rasisme itu adalah suatu hal yang alamiah? Robert Wright menuliskan disalah satu artikelnya bahwa tidak ada alasan untuk percaya bahwa manusia terlahir dengan sifat rasis. Ya. Kita  ini sama-sama manusia. Sama-sama makhluk paling sempurna yang telah diciptakan. Bahkan Allah sendiri Tuhan yang menciptakan manusia tidak sama sekali membeda-beda kan manusia karena warna kulit dan suku. Allah SWT berfirman:

Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa di antara kamu

Manusia yang paling mulia adalah manusia yang memiliki keimanan dan ketakwaan yang lebih tinggi kepada Allah. Bukan karena asal dan keturunannya.

Faktor-faktor yang mendorong adanya rasisme beberapa diantaranya adalah karena adanya kebiasaan seperti ini.

  1. Kecenderungan untuk bergaul dengan orang dari kelompok yang sam atau dikatakan senasib dan sepemikiran
  2. Kebiasaan menilai orang dari tampilannya atau dari first impression yang terlihat dari seseorang.
  3. Lebih senang menyalahkan orang lain atas segala kesulitan yang dihadapi
  4. Mengeneralisasi orang berdasarkan keturunannya

Nah, faktor diatasalah yang menjadikan rasisme berakar di masyarakat. Pada dasarnya membedakan orang sesuai dengan suku, rasa tau agama adalah wajar. Asalkan memang digunakan untuk hal yang benar. Seperti mempelajari bahasa atau suatu istilah tertentu, atau memperkaya ilmu pengetahuan lainnya. Menjadi tidak wajar apabila ras dijadikan sebuah bahan cemoohan atau tindakan bullying.

 

 

(Visited 972 times, 12 visits today)