Bagaimana Hukumnya Muslimah yang Memakai Kutek?

2882 views

Dailymoslem – Sebagai perempuan, kita memiliki fitrah untuk selalu ingin berdandan. Salah satunya adalah mewarnai kuku dengan cat kuku atau kutek.

Namun, bagaimana hukumnya dalam Islam?

Dalam Islam, sebelum melakukan ibadah seperti sholat dan membaca Qur’an diharuskan menyucikan diri dengan cara berwudhu,

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan kakimu sampai dengan kedua mata kaki, .(QS. Al-Maidah : 6).

Imam Nawawi, rahimahullah, berkata, ‘Jika pada sebagian anggota wudunya terdapat lilin, atau adonan, atau hinna dan semacamnya yang dapat mencegah sampainya air ke bagian anggota tersebut, maka bersucinya tidak sah, apakah benda tersebut banyak atau sedikit. Seandainya masih tampak di tangan atau anggota lainnya sisa bekas benda-benda tersebut atau warnanya, bukan zatnya, atau bekas krim yang cair, sekiranya air masih dapat sampai ke kulit anggota wudu yang membuatnya mengalir tidak menetap, maka bersucinya dianggap sah.’ (Al-Majmu, 1/529)

(Baca juga: Hati-Hati, Bersolek Berlebihan Bisa Jadi Tabarruj)

Jadi, cat kuku atau kutek yang melapisi kuku kita akan menjadikan wudhu kita tidak sah. Kita mungkin bisa menggunakan kutek pada saat tidak harus bersuci, misalnya ketika haid. Namun, pada saat haid juga sebenarnya kita diperbolehkan untuk berwudhu agar didekat malaikat pemberi rahmat. Dan, agar wudhu kita sah, tentu saja kita tidak boleh mengenakan kutek. Hal ini tergantung pada keinginan dan kebutuhan kita sendiri untuk berwudhu.

(Baca juga: Inilah Berdandan yang Haram Menurut Islam)

Namun, bersolek dalam Islam juga memiliki batasan-batasannya sendiri. Jika bersolek tersebut bertujuan untuk menjerat laki-laki yang bukan mahramnya sehingga menimbulkan zina mata, maka hal tersebut akan menjadi dosa bagi kita.

Astagfirullah, semoga kita terhindar dari bersolek yang menimbulkan dosa. Aamiin.

(Visited 1,615 times, 1 visits today)