Akod, Aplikasi Ojek Online Buatan Pemkot Bandung untuk Ojek Pangkalan

124 views Leave a comment
Akod, Aplikasi Ojek Online Buatan Ridwan Kamil untuk Ojek Pangkalan

Dailymoslem – Problematika ojek online telah menyisakan permusuhan antara para pengendara ojek online dan ojek pangkalan yang seringkali berbuntut unjuk rasa.

Di Bandung, para pengendara ojek pangkalan menunjukkan ketidaksukaannya pada keberadaan ojek online dengan cara memasang spanduk larangan masuk ke daerah mereka untuk ojek online, bahkan hingga unjuk rasa ke kantor Go-Jek di Buahbatu beberapa waktu lalu.

Ridwan Kamil selaku walikota Bandung lantas bereaksi terhadap hal ini dengan cara menjanjikan sebuah wadah untuk ojek pangkalan agar bisa beroperasi layaknya ojek online, yaitu dengan sebuah aplikasi yang diperkenalkan dengan nama Akod.

Menyikapi para pengendara ojek pangkalan yang tidak seluruhnya paham dengan sistem kerja online, maka Ridwan Kamil memutuskan untuk menugaskan satu orang saja sebagai koordinator yang akan menerima pesanan online dan menugaskan pengendara yang mendapat giliran.

“Sistemnya itu nanti dipakai hanya untuk koordinator ojeknya jadi mereka menerima pesanan online nanti dia (koordinator) yang menugaskan siapa sesuai antrean karena kultur ojek pangkalan kan beda,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil ini, Selasa (3/11/2015).

Selain jasa transportasi, seperti juga layanan ojek online, Akod juga menyediakan jasa kurir atau antar barang.

“Jadi sistemnya berbasis kelompok, nah si operatornya itu yang menerima orderan baik order barang, menjemput atau mengantar antreannya disesuaikan dengan kulturnya. Yang akan kita regulasi adalah rupiah per kilometernya, harganya masih dikaji,” papar Emil.

Rencananya, aplikasi tersebut bakal diluncurkan pada pertengahan bulan Desember mendatang dan akan disebar ke 100 pangkalan ojek di Kota Bandung

“Pertengahan Desember rupanya akan dites dulu di empat lokasi. Selanjutnya Insya Allah hajat hidup ojek pangkalan meningkat karena tak menunggu orang datang tapi juga menerima pesanan dan tidak hanya penumpang saja,” katanya.

(Visited 155 times, 1 visits today)