Akibat Salam Sampurasun, Habib Rizieq Syihab Ditegur Bupati dan Wali Kota

133 views Leave a comment
Akibat Salam Sampurasun, Habib Rizieq Syihab Ditegur Bupati dan Wali Kota

Dailymoslem – Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab dinilai telah menghina budaya Sunda dan terancam berurusan dengan aparat kepolisian. Pasalnya, dalam salah satu ceramahnya ia mengganti salam khas Sunda ‘sampurasun’ menjadi ‘campur racun’.

Mendengar hal ini, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi meminta Imam Besar FPI tersebut meminta maaf kepada seluruh rakyat Sunda secara terbuka. Bukan hanya Dedi Mulyadi, Walikota Bandung, Ridwan Kamil pun meminta hal yang sama.

Kalau niatnya cuma buat guyon, itu bukan pada tempatnya. Jadi, saya harap Habib Rizieq meminta maaf ke masyarakat Sunda.” Tuturnya seperti dikutip dari kompas.

Menanggapi komentar keras masyarakat Sunda dan juga tindakan Angkatan Muda Siliwangi (AMS) yang akan melaporkannya kepada aparat kepolisian, Habib Rizieq menuliskan pendapatnya dalam situs pribadinya habibrizieq.com.

Dalam artikel yang dibuat posting pada Selasa (24/11) lalu ini, Habib Rizieq mengatakan jangan sampai ada adu domba adat dan Syariat karena memiliki tempat dan syarat penggunaan yang berbeda. Ia juga menjelaskan bahwa pada zaman jahiliyah masyarakat Arab memiliki salam tersendiri namun setelah Islam datang salam tersebut berubah menjadi ‘Assalamu’alaikum’.

Selain menjelaskan pendapatnya mengenai salam Syariat dan Sunda, ia juga mengkritik keras Bupati Purwakarta. Habib Rizieq mengungkapkan bahwa dibalik niat menghidupkan kembali adat dan budaya Sunda, Dedi juga mengkapanyekan aneka budaya syirik yang dibungkus dengan nama budaya.

Berbeda dengan pendapat sang Habib, Ridwan kamil mengatakan bahwa sampurasun sama sekali tidak mengesampingkan salam dalam agama Islam.

Kalau pidato, ada assalamualaikum, salam sejahtera untuk Kristiani, om swastiastu buat umat Hindu. Nah, sampurasun untuk local. Islam kan rahmatan lil alamin. Seharusnya tetap member ruang hal yang baik.” Jelasnya.

 

 

(Visited 237 times, 1 visits today)