7 Tradisi Unik Merayakan Lebaran Dari Berbagai Daerah Di Indonesia

684 views
tradisi lebaran

Dailymoslem – Indonesia merupakan negara dengan mayoritas muslim yang terbentang sejauh dari Sabang sampai Merauke. Dari setiap tempat, terdapat tradisi masing-masing dalam merayakan hari besar Islam, termasuk dalam merayakan Lebaran.

Berikut ini 7 tradisi unik merayakan Lebaran darii berbagai daerah di Indonesia.

Binarundak, Sulawesi Utara

binarundak2-750x500

Binarundak adalah tradisi memasak nasi khasi Sulawesi Utara yaitu Nasi Jaha bersama-sama dengan penduduk. Nasi jaha adalah nasi yang dimasak dengan campuran jahe, santan dan beras ketan yang dimasukkan ke dalam batang bambu dan dilapisi daun pisang. Bambu tersebut kemudian dibakar dengan serabut kelapa. Pembakaran bambu ini biasanya dilakukan di lapang ataupun di jalanan. Tradisi ini biasanya dilakukan di 3 hari setelah Lebaran.

(Baca juga: Sajian Unik Lebaran Dari Berbagai Daerah Di Indonesia)

Nyama Di Bali

DSC02305-750x498

Di Bali, masyarakat muslim bukanlah mayoritas, karena masyarakat minoritasnya beragama Hindu. Saat menjelang Idul Fitri, masyarakat muslim biasanya melakukan tradisi ngejot, yaitu menyajikan hidangan untuk masyarakat sekitar. Begitu juga sebaliknya, di saat Hari Raya Nyepi masyarakat Hindu juga menyajikan hidangan untuk masyarakat muslim.

Perang Topat

IMG_7898-750x451

Di Lombok, ketupat bukan hanya untuk dimakan, tapi juga untuk dilempar saat perang topat. Tradisi ini biasanya diadakan pada seminggu setelah Lebaran.

Grebeg Syawal, Jogja

grebek-syawal13-750x500

Masyarakat Jogja juga merupakan masyarakat yang kental dengan tradisi. Saat Idul Fitri, masyarakat Jogja biasanya mengadakan tradisi Grebeg Syawal, yaoti mengarak gunungan yang berisi bahan makanan, sayur dan hasil bumi. Gunungan ini diarak dari Keraton Yogyakarta sampai ke Masjid Gede Keraton Yogyakarta.

Bakar Gunung Api, Bengkulu

1-3-750x563

Suku Serawai di Bengkulu biasanya merayakan Lebaran dengan tradisi Bakar Gunung Api yang sedikit bernuansa magis. Gunung api yang dimaksud adalah batok kelapa yang disusun membentuk tusuk sate hingga menjulang, kemudian dibakar. Pembakaran ini merupakan simbol syukur kepada Tuhan dan bentuk do’a bagi arwah keluarga.

(Baca juga: Tips Bersilaturahmi Saat Lebaran pada Calon Mertua)

Festival Tumbilotohe, Gorontalo

Tumbilotohe-1-750x500

Di Gorontalo, masyarakat merayakan Lebaran dengan memasang lampu yang dibuat dari getah pohon damar di tiga malam terakhir menjelang Lebaran. Festival ini terbukti menambah semarak suasana menjelang Lebaran hingga setelah Lebaran di malam hari.

Meriam Karbit, Pontianak

320-750x498

Di beberapa daerah seperti Pontianak, Lebaran identik dengan bebunyian dan kemeriahan. Di kota ini, masyarakat menyalakan merian karbit yang dibuat dari kayu berdiameter 30 sentimeter yang dinyalakan di tepian sungai Kapuas. Tradisi ini sudah dilakukan sejak dua abad yang lalu.

Nah, itulah beberapa tradisi unik di hari Lebaran yang dilakukan oleh masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Bagaimana dengan daerah kamu?

Disarikan dari berbagai sumber.

(Visited 407 times, 1 visits today)