5 Fakta Kesewenangan China Untuk Larang Muslim Uighur Puasa

684 views
muslim uighur

Dailymoslem – Bersyukurlah kita sebagai orang Indonesia masih bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan damai dan tak mendapatkan tekanan apapun. Pasalnya, warga muslim Uighur di China dipaksa untuk tidak melakukan kegiatan keagamaan apapun termasuk berpuasa.

Seperti yang di laporkan oleh banyak media, umat muslim Uighur yang tinggal di wilayah barat China dipaksa untuk tidak berpuasa di bulan suci ini. Larangan puasa tersebut muncul dari situs resmi Food And Drug Administration di wilayah Xinjiang, Jinghe.

Pelarang ini menimbulkan amarah warga muslim lainnya karena sudah menghalangi hak seseorang untuk melakukan ibadah yang diajarkan agamanya. Berikut adalah beberapa fakta kesewenangan China untuk memaksa umat muslim Uighur untuk tidak berpuasa.

Adanya Sumpah Untuk Membuat Umat Muslim Uighur Tidak Berpuasa

Umat muslim uighur diminta menandatangani semacam surat tanggung jawab yang isinya berjanji untuk tidak berpuasa dan shalat tarawih serta kegiatan keagamaan lainnya selama bulan Ramadan.

Restoran Halal Dipaksa Buka Selama Ramadhan

Pemerintah kota jinghe, salah satu wilayah China yang berbatasan dengan Kazakhstan memutuskan untuk mengizinkan restoran halal untuk tetap buka seperti biasanya. Pemerintah juga akan melakukan kunjungan dari pengawas keamanan pangan.

Karyawan Yang Berpuasa Diancam Dikeluarkan Dari Pekerjaan

Perusahaan swasta yang berada di wilayah tersebut ditekan oleh pemerintah untuk menawarkan makan siang kepada muslim Uighur selama bulan Ramadhan. Kehilangan pekerjaan dan kehilangan bonus tahunan adalah ancaman yang didapatkan oleh para pekerja muslim Uighur.

Mahasiswa Dipaksa Makan Siang

Bukan hanya para karyawan, mahasiswa di salah satu perguruan tinggi pun diancam dikeluarkan atau tidak mendapat ijazah jika menolak makan siang.

Administrasi kampus kami secara tegas melarang puasa Ramadhan da praktik ibadah lainnya oleh mahasiswa Uighur.” Kata seorang mahasiswa kepada Radio Free Asia (RFA).

Jika otoritas perguruan tinggi menemuka masih ada makanan di tas mereka, para mahasiswa itu dipakasa untuk mengkonsusmi makanan itu ditempat.” tambahnya

Kesewenangan Ini Sudah Terjadi Bertahun-tahun

Pelarangan ini sebenarnya sudah terjadi bertahun-tahun. Bahkan pada tahun 1990, pemerintah China melarang pembangunan mesjid dan madrasah. Hal ini berujung pada konflik kekerasa antara umat Muslim di Xinjiang dengan pemerintah.

Astagfirullah, sungguh ini adalah hal yang sangat menyakitkan bagi umat muslim di seluruh dunia. Mari berdoa untuk masa depan warga Uighur yang lebih baik, Allah tidak diam, Ia telah mengatur kejadian demi kejadian untuk membuktikan bahwa agamanya adalah yang paling benar dan tak bisa dikalahkan.

 

(dari berbagai sumber)

(Visited 773 times, 1 visits today)