2 Hari Aturan Plastik Berbayar Diterbitkan, Masyarakat Katakan Harganya Terlalu Murah

89 views Leave a comment
2 Hari Aturan Plastik Berbayar Diterbitkan, Masyarakat Katakan Harganya Terlalu Murah

Dailymoslem – Plastik merupakan bahan yang sangat sulit diurai oleh bumi. Butuh waktu 10-12 tahun untuk mengurai plastik agar tak menjadi masalah di perdaban manusia. Menurut data dari Science Alert pada tahun 2015 lalu di Amerika Serikat saja ada 30 juta ton sampah plastik pertahun yang menjadi perhatian pemerintah. Dengan data ini berarti plastik sudah menjadi masalah besar yang harus segera mendapatkan solusi.

Sayangnya meski kita tahu bahwa plastik adalah bahan yang sulit sekali di urai, kita masih menggunakannya. Bahkan lebih sering dari yang kita pikirkan. Bayangkan saja, menurut data dari Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jakarta, tumpukan sampah di wilayah DKI Jakarta mencapai lebih dari 6.000 ton per hari dan sekitar 13 persen dari jumlah tersebut berupa sampah plastik. Dengan kata lain setiap hari sebanyak 780 ton sampah plastik yang dibuang oleh masyarakat Jakarta.

Mengatasi hal ini, Indonesia baru memulai langkah perlahan dengan membuat kebijakan plastik berbayar di toko-toko ritel. Kebijakan ini dikeluarkan bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional yaitu pada Minggu, 21 Februari 2016 kemarin.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya BakarĀ  sangat optimis mengenai kebijakan ini. Menurutnya dengan menerapkan harga pada plastik belanja, maka penggunaan plastik akan jauh lebih berkurang. Meski dirinya yang mensahkan peraturan ini, namun peraturannya diserahkan pada masing-masing daerah. Siti mengngkapkan bahwa emerintah pusat hanya memberikan pedoman dan dukungan mengenai pelaksanaan uji coba ini.

Namun, Ahok sebagai orang nomor satu di DKI Jakarta meganggap harga plastik yang ditentukan pemerintah terlalu murah. Meski begitu, ia tetap pasrah dan mengikuti aturan.

“Putusannya Rp200 ya harus kita ikutin. Mau bilang apa. Itu kan putusan,” Seperti yang dikuti dailymoslem pada 22 februari dari metronews.com

Selain di Jakarta dan sekitarnya, kantong plastik berbayar juga diberlakukan di sejumlah kota seperti Bandung, Surabaya, serta Balikpapan.Dengan adanya keputusan ini, diharapkan pada 2019 mendatang 60 persen dari sampah plastik yang ada sekarang dapat berkurang.

 

(Visited 101 times, 1 visits today)