10 Perkara Yang Menyebabkan Matinya Hati Dan Tidak Terkabulnya Doa

1292 views
love

Dailymoslem – Ada satu kisah menarik mengenai Ibrahim bin Adham. Syaqiq Al-Bakhi berkata suata saat Ibrahim bin Adham berjalan di pasar Basharah, maka mulailah orang-orang mengerumuninya. Seseorang dari kerumunan bertanya.

Kami selalu berdoa kepada Allah. Begitu banyak doa kamu pinta tetapi tidak dikabulkan. Kami pernah mendengar sebuah ayat yang berbunyi ‘Berdoalah kalian kepadaku, pasti aku akan kabulkan’. Bukankah setiap doa akan didengar dan dikabulkan? Lalu mengapa doa-doa kami itu tidak Allah kabulkan?”

Ibrahim bin Adham menjawab,

Wahai penduduk Basharah, sesungguhnya hati kalian telah mati oleh sepuluh sebab. Maka bagaimana mungkin Allah mengabulkan doa kalian?”

Naudzabillah, mungkin ini salah satu penyebab doa-doa yang kita panjatkan selama ini tak dikabulkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Lalu apakah yang menyebabkan hati menjadi mati?

Dalam buku Nashiah Ibad karya Imam Nawawi Al-Bantani disebutkan bahwa ada 10 faktor yang menyebabkan hati menjadi mati menurut Ibrahim bin Adham adalah:

  1. Kalian suka membaca kitab Allah, tetapi tidak mau mengamalkannya
  2. Kalian mengetahui iblis itu musuh, tetapi tetap mengikuti perintahnya
  3. Kalian menyatakan cinta kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, tetapi meninggalkan sunnahnya
  4. Kalian menyatakan cinta syurga, tetapi tidak mau mengamalkan amalan ahli syurga
  5. Kalian mengakui takut siksa neraka, tetapi tetap saja berbuat dosa
  6. Kalian meyakini bahwa kematian itu haw, tetaoi tidak pernah menyiapkan bekal untuk menghadapinya
  7. Kalian meyakini bahwa kematian itu haq, tetapi tidak pernah menyiapkan bekal untuk menghadapinya
  8. Kalian selalu memperhatiakn aib orang lain, tetapi tidak mau memperhatikan aib sendiri
  9. Kalian senang makan rizki Allah, tetapi tidak pernah bersyukur kepada-Nya
  10. Kalian sering mengubur orang mati. Tetapo tidak mau mengambil pelajaran darinya

Sungguh, merugi orang yang tak mau memperbaiki dirinya. Kesepuluh sebab matinya hati sudah kita ketahui, yuk sama-sama minimalisir sifat tersebut. Semoga Allah membersamai kita dalam ikhtiar menjadikan diri sebagai orang yang taat dan menyerahkan hidup hanya untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala. Amin.

(Visited 1,497 times, 5 visits today)