Karena Ruh Kembali Pada Allah Saat Tidur, Maka Lakukan Kebiasaan Sebelum Tidur Ala Rasulullah

126 views Leave a comment
Karena Ruh Kembali Pada Allah Saat Tidur, Maka Lakukan Kebiasaan Sebelum Tidur Rasulullah

Dailymoslem – Manusia membutuhkan tidur untuk mengistirahatkan tubuh agar dapat bekerja lebih baik lagi di keesokan harinya. Saat tidur, sebagian tubuh mengalami relaksasi sementara otak terus bekerja mengatur semuanya. Ada juga yang menyebutkan bahwa tidur merupakan kematian yang sementara, karena ruh manusia sesungguhnya diangkat oleh Allah saat itu.

Hal ini disinggung dalam Al-Quran surah Az-Zumar. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.” (Q.S Az-Zumar:42)

Oleh karena ada baiknya kita melakukan sunnah Rasul mejelang tidur yaitu:

  • Berwudhu seperti sebelum shalat
  • Mengepuk-ngepuk tempat tidur (dikibaskan atau di bersihkan menggunakan sapu lidi atau kain)
  • Membaca doa sebelum tidur seperti,

Bismika Allahummah Ahya wa Bismika Ammut” yang artinya adalah “Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati”

  • Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas
  • Tidur dengan berbaring ke arah kanan

Dalam sunnah dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, dikatakan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam  bersabda,

Apabila salah seorang di antara kalian bangun dari tempat tidurnya, kemudian kembali lagi, hendaklah ia mengibas-ngibaskan kainnya tiga kali (sebelum tidur pada tempat tidurnya). Sesungguhnya ia tidak mengetahui apa yang terjadi saat ia meninggalkannya. Dan apabila berbaring hendaklah ia membaca ‘Dengan menyebut nama-Mu ya Allah, Rabb-ku, aku meletakkan lambungku (tidur) dan dengan-Mu pula aku mengangkatnya (bangun). Apabila Engkau Manahan diriku (mati), sayangilah aku. Namun bila Engkau melepaskannya (hidup), peliharalah ia sebagaimana Engkau telah pelihara dengan hamba-hamba-Mu yang shalih.”

 

(Visited 413 times, 1 visits today)