Bolehkan Berhutang Untuk Menunaikan Ibadah Haji ?

1782 views

Dailymoslem – Sepeti yang kita tahu bahwa Islam terdiri dari lima pilar, yaitu sahadat, shalat, zakat puasa, dan menunaikan ibadah haji.  Dalam hal ini menunaikan Haji adalah wajib bagi orang-orang yang telah terpenuhi segala kebutuhannya dan mampu menyediakan perbekalan untuk menunaikan ibadah tersebut. Dengan kata lain, seseorang tersebut dapat memenuhi biaya yang dibutuhkan untuk ibadah haji disamping membiayai semua orang yang wajib ia nafkahi sampai  ia kembali. Allah SWT berfirman:

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلا

“mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah.. “ (Q.S. Ali Imran:97)

Lalu bagaimana jika sesorang yang sebenarnya belum mampu, namun memaksakan meminjam (berhutang) dalam rangka menyediakan dana untuk menunaikan ibadah haji?

DR. Shalih al Fauzan yang merupakan anggota kehormatan dari Komite Tetap untuk Penelitian dan Fatwa Islam di Arab Saudi membuat fatwa

Tidak wajib bagi seseorang yang tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk melakukan Haji, tidak pula disyariatkan untuk berhutang, agar bisa Haji. Karena Allah tidak mewajibkan dia untuk Haji sama sekali (dalam kondisi tersebut). Sementara dia membebani dirinya dengan utang dan memberatkan dirinya dengan sesuatu yang tidak wajib baginya. Padahal Allah telah mengingatkan”

“Akan tetapi jika dia tetap melakukan hal ini, dia berutang dan melakukan Haji, maka hajinya sah dan wajib melunasi utangnya.” (http://ar.islamway.net/fatwa/11083)

Cendikiawan Muslim terkemuka Sheikh Yusuf Al-Qaradawi, dilansir dari onislam.net menyatakan bahwa seseorang yang meminjam dana untuk biaya ibadah Haji dan yakin mampu mengembalikannya tanpa membebani diri dan keluarganya maka diperbolehkan.

Rasulullah pernah ditanya mengenai seorang pria yang meminjam uang untuk menunaikan haji, kemudian beliau menjawab “Tidak”. Menanggapi riwayat diatas, beberapa ulama Muslim mengatakan bahwa jawaban Rasulullah tersebut merupakan indikasi untuk melarang perbuatan tersebut, sebagaiannya lagi mengatakan bahwa itu adalah indikasi dari tidak merekomendasikan berhutang untuk menunaikan ibadah Haji.

Terlepas dari itu semua, luruskan niat anda dalam menunaikan Ibadah Haji. Allah selalu tau yang lebih baik.

(Visited 531 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]