Sudah Tahu Cara Berpakaian Lelaki Dalam Islam?

60060 views Leave a comment
Sudah Tahu Cara Berpakaian Lelaki Dalam Islam?

Dailymoslem – Selama ini yang sering kali diingatkan adalah masalah berpakaian untuk wanita. Bahkan tema ini dapat beberapa kali diulang dalam acara-acara pengajian. Hal ini dikarenakan aurat wanita lebih banyak daripada laki-laki, dan kecenderungan wanita yang selalu ingin terlihat cantik dengan berbagai fashion item.

Meskipun begitu, kaum laki-laki pun seharusnya mulai memperhatikan cara berpakaian yang selama ini terkesan cuek dan seadanya.

Sebenarnya dalam Islam, masalah pakaian laki-laki pun dibahas lho. Mengenai masalah ini, masih banyak yang tidak mengetahuinya, karena pakaian laki-laki dianggap lebih simple dibandingkan wanita. Berikut adalah kaidah umum cara berpakaian laki-laki dalam Islam.

Menutup Aurat

Dalam Islam, aurat lelaki dimulai dari pusar hingga lutut. Sama halnya dengan wanita, lelaki pun wajib menutup auratnya dengan pakaian longgar sehingga tidak membentuk lekukan-lekukannya.

Allah Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an surat Al-A’raf ayat 26:

يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ

“Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya Kami telah menyediakan pakaian untuk menutup aurat.”

Tidak Menyerupai Pakaian Wanita

Imam al-Bukhari meriwayatkan dalam kitab shahihnya:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: لَعَنَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُتَشَبِّهِينَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ وَالْمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ

Dari Ibnu Abbas radhiallahu anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melaknat kaum pria yang menyerupai kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum pria.” (HR. al-Bukhari)

 

Tidak Menyerupai Pakaian Khas Non-Muslim

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ: رَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَىَّ ثَوْبَيْنِ مُعَصْفَرَيْنِ فَقَالَ « إِنَّ هَذِهِ مِنْ ثِيَابِ الْكُفَّارِ فَلاَ تَلْبَسْهَا »

Dari Abdullah bin Amr berkata: Rasulallah shallallahu alaihi wasallam meihatku mengenakan dua kain berwarna merah (karena dicelup dengan tanaman usfur) lalu beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda,’Sesungguhnya itu adalah pakaian orang-orang kafir maka janganlah engkau kenakan.” (HR. Muslim)

Isbal

Isbal adalah istilah untuk pakaian yang memiliki panjang dibawah mata kaki hingga menyentuh tanah. Dahulu, para laki-laki yang memiliki harta dan jabatan tinggi memanjangkan pakaiannya untuk meyombongkan diri. Inilah yang dilarang oleh Islam.

 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَا أَسْفَلَ مِنْ الْكَعْبَيْنِ مِنْ الْإِزَارِ فَفِي النَّار

Dari Abu Hurairoh radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sesuatu yang berada di bawah mata kaki dari pakaian (sarung) adalah di dalam Neraka”(HR. al-Bukhori)

Hadits di atas menunjukkan larangan isbal secara umum, baik melakukannya karena kesombongan atau tidak. Dengan begitu untuk laki-laki, celana, sarung atau pakaian lainnya tidak diperkenankan melebihi mata kaki.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ : لاَيَنْظُرُ اللَّهُ إِلَى مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ خُيَلاَءَ.

Dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma bahwasanya Rasulallah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,Allah tidak akan melihat (pada hari kiamat) orang yang melabuhkan pakaiannya karena sombong.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah shallallahu Alaihi wa sallam sendiri mengenakan sarung hingga batisnya. Hal ini sesuai dengan riwayat Ahmad sebagai berikut.

Dari Abu Sa’id berkata: Saya telah mendengar Rasulallah shallallahu alaihi wasallabersabda, “Kainnya seorang mu’min adalah sampai kedua betisnya, tidak mengapa antara betis dengan dua mata kaki.” (HR. Ahmad dengan sanad shahih)

Itulah beberapa aturan umum mengenai pakaian laki-laki dalam Islam.

(Visited 1 times, 1 visits today)