Ini Lho Metode Ajari Bayi Agar Bisa Baca, Ternyata Menyenangkan!

461 views Leave a comment
Ini Lho Metode Ajari Bayi Agar Bisa Baca, Ternyata Menyenangkan!

Dailymoslem – Coba ingat-ingat kapan pertama kali kamu bisa membaca? Umur lima, enam atau bahkan saat masuk kelas satu SD? Disadari atau tidak, kemampuan membaca yang dikuasai lebih dini akan membuat seseorang dapat lebih unggul dari teman sebayanya. Hal ini dikarenakan, semakin cepat seseorang bisa membaca maka semakin besar kemungkinan ia suka membaca. Dengan begitu, ia akan lebih mudah menguasai pelajaran yang lainnya.

Sekarang, mungkin kita sering dikejutkan dengan bayi yang sudah dapat membaca meski umurnya masih beberapa bulan. Contohnya Mayesa Hafsah Kirana, balita berumur tiga tahun yang lebih akrab dipanggil Kirana ini sudah bisa membaca bahkan dari umur 12 bulan.

Ibunya pemilik akun instagram @Retnohening sempat mengunggah video Kirana yang masih berusia 12 bulan  membaca tulisan-tulisan besar mengenai anggota tubuh. Meski belum jelas, tapi ia benar-benar dapat membaca dengan lantang.

Banyak netizen yang kagum dengan kepiawaian Kirana tersebut. Seperti akun Sitihajarrahma yang gemas dengan kepintaran dan kelucuan balita satu ini.

Pinternya yaampun.. Gemesin pulaTulisnya.

Ya allah ini anak pintar sekali ya bu” Tulis akun Tyta Rosita

Koq bisa sih Mba masih kecil banget gitu udah bisa baca, hebat ihPuji Zhaldi.

Retno sendiri, dalam captionnya mengaku bahwa kemampuan baca Kirana tersebut memang ada tekniknya. Ya, namanya adalah metode Glenn Doman. Teknik ini menggunakan kertas dengan tulisan berwarna yang dicetak besar-besar dengan huruf kecil (bukan kapital).

Caranya, kertas-kertas bertuliskan kata tersebut harus disusun sesuai kategorinya. Misalnya anggota tubuh saja, nama binatang saja, atau jenis kendaraan saja. Kemudian perlihatkan pada anak selama 1 detik sambil diucapkan dengan lantang dan jelas. Lakukan berulang-ulang hingga anak mengikuti dan mengingatnya. Setiap kali anak mulai bisa, berikan pelukan dan ciuman serta puji anak agar ia terus termotivasi.

Meski begitu, metode ini harus dilakukan saat kondisi Ibu dan anak sedang bahagia. Jangan sekali-kali mengajarkan anak saat ia rewel, sakit atau badmood. Bukannya pintar, malah akan tambah rewel.

 

 

(Visited 1 times, 1 visits today)