Hati-Hati Belanja Online! Beberapa Modus Ini Biasanya Digunakan Penjual Untuk Menipu Pembelinya

637 views
Hati-Hati Belanja Online! Beberapa Modus Ini Biasanya Digunakan Penjual Untuk Menipu Pembelinya

Dailymoslem – Semua orang sudah tidak asing lagi dengan tren berbelanja yang dilakukan di depan layar komputer. Ya! Online Shop. Beberapa tahun kebelakang hingga sekarang tren berbelanja online memang sedang digemari oleh masyarakat dunia. Bagaimana tidak berbelanja lewat online sangat memudahkan para pembeli. Cukup memilih barang yang diinginkan lewat layar laptop, pilih cara bayar yang paling memungkinkan, transfer! Maka dalam hitungan hari bahkan jam, barang yang dimaksud akan ada didepan mata.

Sayangnya, otak licik manusia mampu beradaptasi dengan cepat pada berbagai kondisi. Termasuk dalam pembelanjaan online. Banyak sekali modus kejahatan yang dilakukan untuk mencurangi pembelanjaan tersebut. Bahkan teknik penipuan yang seringkali tidak terpikirkan sebelumnya, muncul seiring dengan bertumbuhnya pasar penjualan online. Berikut adalah beberapa modus yang sering ditemukan dalam kasus penipuan pembelanjaan online.

Memberikan Bukti Transkasi Palsu

Banyak sekali kasus penipuan pembelanjaan online dengan modus ini. Awalnya para penjual menerima bukti pembayaran yang menandakan bahwa pembeli telah setuju untuk membeli suatu barang dan dia telah melakukan pembayaran. Kemudian, karena merasa bukti tersebut adalah benar maka penjual langsung mengirim barang yang dimaksud. Malangnya, saat penjual memeriksa jumlah saldo ternyata saldo rekeningnya hanya beberapa rupiah. Bahkan ada yang tidak bertambah sama sekali.

Menjual Barang Yang Sebenarnya Tidak Ada

Bukan hanya pembeli yang bisa menipu, penjual pun bisa menipu dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan menggunakan modus barang yang sebenarnya tidak ada. Bak membeli kucing dalam karung, para pembeli akan memilih barang yang dilihat hanya lewat layar komputer. Para pembeli kemudian mentransfer uang sebagai tanda jadi dan ternyata barang yang dimaksud tidak pernah datang.

Menipu Saat Orang Lain Telah Percaya

Ini biasanya dilakukan oleh beberapa situs online yang memiliki modal cukup besar. Biasanya setelah beberapa transaksi tanpa kendala dan membuat pembeli merasa percaya. Situs tersebut akan berbuat curang untuk pembelian selanjutnya. Bisa juga dijumpai di situs-situs diskusi, para penipu berusaha membangun kepercayaan lewat obrolan-obrolan. Saat ada orang yang berniat untuk membeli dan akhirnya mentransfer sejumlah uang. Penipu tersebut kabur dan akunnya tidak pernah aktif lagi.

 

Pemerintah dalam hal ini telah menetapkan peraturan perundang-undangan terkait e-commerce. “Pengaturan e-Commerce merupakan amanah UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.” Ungkap Direktur Bina Usaha Kementrian Perdagangan, Ir. Fetnayeti. MM.

Dalam UU Perdagangan diatur bahwa setiap pelaku usaha yang memperdagangkan Barang dan atau Jasa dengan menggunakan sistem elektronik wajib menyediakan data dan atau informasi secara lengkap dan benar. Setiap pelaku usaha dilarang memperdagangkan Barang dan atau Jasa dengan menggunakan sistem elektronik yang tidak sesuai dengan data dan atau informasi dan penggunaan sistem elektronik tersebut wajib memenuhi ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

 

 

(Visited 320 times, 1 visits today)



RELATED ITEMS