Bentuk-Bentuk Rezeki Yang Harus Diketahui Agar Hidup Menjadi Lebih Tentram

139 views Leave a comment
Bentuk-Bentuk Rezeki Yang Harus Diketahui Agar Hidup Menjadi Lebih Tentram

Dailymoslem – Jauh sebelum kita lahir, Allah telah menentukan umur, rezeki, jodoh dan nasib kita dalam kitab yang bernama lauhul mahfudz. Oleh karena itu, seharusnya manusia tidak perlu khawatir mengenai rezeki kita sehari-hari karena memang sudah ditentukan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Namun begitu, sebaiknya kita mengetahui bentuk-bentuk rezeki yang telah Allah tentukan. Agar dalam menjalankan kehidupan, kita tahu bagaimana cara menyikapi permasalahan rezeki ini. Menurut KH Abdullah Gymnastiar, rezeki dapat dibagi menjadi tiga bentuk.

Rezeki yang dijamin oleh Allah

Rezeki seperti ini seperti halnya sumber nutrisi yang kita dapatkan ketika dalam kandungan ibu. Meski kita tidak dapat melakukan apapun, tetapi makanan dan nutrisi yang kita butuhkan datang dengan sendirinya. Kemudian, setelah kita dapat berpikir dan bekerja seluruh rezeki tersebar dipenjuru dunia. Kita hanya tinggal memilih sesuatu yang halal atau yang haram.

Rezeki yang digantungkan

Meski digantungkan, namun rezeki ini bersifat pasti. Asal kita mau berusaha untuk berikhtiar mendapatkannya. Saat kita berikhtiar dengan cara yang baik dan diridhai oleh Allah, maka senantiasa segala petunjuk dan kemudahan dalam mendapatkan rezeki akan kita terima. Tetapi saat kita berikhtiar dengan cara yang bruuk seperti mencuri, menipu dan lain sebagainya. Maka kemalangan serta rasa kegelisahan yang akan kita dapatkan.

Rezeki yang dijanjikan

Bentuk ketiga dari rezeki ini adalah rezeki bagi orang-orang yang bersyukur. Tidak banyak namun bisa bermanfaat bagi orang disekitarnya, karena digunakan untuk bersedekah dan membantu bersama. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.” (Q.S Ibrahim: 7)

Itulah tiga bentuk rezeki yang di kemukakan oleh KH Abdullah Gymanstiar. Semoga dengan mengetahuinya kita dapat menyikapi rezeki dengan lebih baik lagi. Jika selama ini kita belum beriktiar, maka berusahalah untuk berikhtiar sebaik mungkin. Jika masih khawatir mengenai rezeki maka sebaiknya bersyukurlah, nikmati dan berbagi dengan sesama.

 

(Sumber: mozaik.inilah)

 

(Visited 334 times, 1 visits today)