10 Tes Kesehatan Yang Seharusnya Dilakukan Pasangan Sebelum Menikah

558 views Leave a comment

Dailymoslem –┬áMenikah adalah momen sakral yang butuh banyak perisapan dan pemikiran yang matang. Bukan hanya dilandaskan pada ‘cinta’ saja melainkan beberapa faktor yang sangat berpengaruh pada keberlangsungan hidup setelah menikah.

Salah satunya adalah kesehatan. Banyak orang yang mengira jika dirinya merasa baik-baik saja, maka bisa dikategorikan kedalam status sehat. Padahal, banyak lho penyakit serius yang tidak dapat dideteksi sejak dini karena tidak memiliki gejala yang khas. Selain itu keturunan pun bisa jadi menderita penyakit genetik mematikan jika ternyata pasangan suami-istri adalah seorang carrier.

Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan sebelum menikah menjadi sesuatu hal yang penting untuk memastikan bahwa keturunan yang dihasilkan memiliki kesehatan yang baik. Dan berikut ini adalah 10 jenis tes kesehatan yang sebaiknya dilakukan.

Pemeriksaan sebelum menikah yang dilakukan untuk perempuan adalah:

  1. Pemeriksaan Torch (termasuk tokso dan rubella)
  2. Melakukan vaksin TT (untuk tetanus)
  3. Cek hormon (kadar estrogen, estradiol, tiroksin, FSH, LH) yang akan mempengaruhi seseorang cepat atau tidak untuk hamil dan untuk pematangan sel telur
  4. Mengukur kadar panggul apakah sempit atau tidak yang akan mempengaruhi proses melahirkan.
  5. Pemeriksaan bentuk rahim.
  6. Pemeriksaan ovarium untuk mengetahui sel telurnya.
  7. Cek alergi sperma atau tidak dan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Sedangkan untuk laki-laki dilakukan:

  1. Pemeriksaan kesehatan menyeluruh
  2. Pemeriksaan untuk mengetahui apakah memiliki penyakit menular seksual atau tidak.
  3. Pemeriksaan sperma apakah spermanya aktif dan jumlahnya banyak.

Sayangnya, sampai saat ini tes kesehatan masih seringkali dianggap tidak penting oleh calon pengantin. Beragam alasan seperti harga yang cukup mahal hingga takut tidak jadi menikah seringkali diungkapkan oleh mereka. Namun apapun alasannya, melakukan tes kesehatan sebelum menikah bisa mencegah meningkatnya penderita penyakit genetik yang tidak bisa disembuhkan.

(Visited 1 times, 1 visits today)