Ukhti, Yuk Lebih Mulia Dengan Menjaga Lisan

692 views
hijabi

DailymoslemLidahmu adalah harimaumu. Pepatah tersebut berarti bahwa perkataan yang kita ucapkan layaknya sebuah harimau yang mampu mencengkram dan mematikan diri kita sendiri. Saat kita melontarkan kata-kata yang tidak baik maka, kata-kata tersebutlah yang akan membahayakan kita dikemudian hari,

Oleh karena itu dalam kaum muslim diajarkan untuk tidak mengucapkan sesuatu yang buruk kepada orang lain, atau tentang orang lain. Apalagi jika hal buruk tersebut hanyalah sebatas prasangka yang belum tentu benar kenyataannya.

Adanya prasangka buruk terhadap orang lain, malah akan memperburuk keadaan. Pikiran kita tertutup oleh prasangka-prasangka negatif yang menggelayut dikepala. Sehingga tidak bisa melihat kebenaran yang nyata meskipun ada didepan mata.

Celakanya lagi, jika prasangka tersebut disebar luaskan kepada orang lain. Bergunjing kesana kemari, berusaha membuat orang percaya dengan hal buruk tentang orang lain yang ternyata hanya prasangka semata. Allah berfirman:

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah prasangka (kecurigaan) karena sebagian besar prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang. Dan jangan pula mempergunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik terhadapnya, dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat dan lagi Maha Penyayang.” (Q.S. Al-Hujurat: 12)

Astagfirullah. Saking tergolong menjijikan-nya membicarakan keburukan orang lain dibelakang layaknya diumpamakan seperti memakan bangkai saudaranya sendiri. Yahya ibnu Muadz pernah berkata mengenai hal yang harus kita berikan kepada saudara sesama muslim yaitu:

  1. Jika tidak mampu memberi manfaat untuknya, jangan pernah mencelakakannya
  2. Jika tidak mampu membahagiakannya, jangan membuatnya bersedih
  3. Jika tidak mampu memujinya karena kemuliaan akhlaknya, jangan pernah mencela dengan mempergunjingnya

Masya Allah. Sungguh mulia ajaran agama Allah ini. Islam sungguh-sungguh menjunjung tinggi kasih sayang, kehormatan, persaudaraan dan kemuliaan akhlak. Jika seluruh umat manusia menanamkan hal ini dalam hatinya, Insya Allah kedamaian dunia bukan jadi sebuah utopia yang tak mungkin dicapai.

 

(Visited 571 times, 1 visits today)