Tiga Hal yang Akan Membuat Seorang Wanita Menjadi Bahan Bakar Neraka

187 views Leave a comment
Tiga Hal yang Akan Membuat Seorang Wanita Menjadi Bahan Bakar Neraka

Dailymoslem – Rasulullah Salallahu ‘alaihi wa Salam Bersabda:

“Sungguh di antara kalian (wanita) ada orang-orang yang masuk surga (beliau sambil merapatkan jari-jari tangannya) dan sebagian besar kalian akan menjadi bahan bakar api neraka (lalu beliau membuka jari-jarinya). Seorang wanita bertanya, ‘Mengapa wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘Karena kalian banyak melaknat, mengingkari kebaikan suami, dan menunda-nunda kebaikan’.” (HR Ibnu Hibban).

Dalam hadits tersebut, ada tiga hal yang bisa menjadikan seorang perempuan berada di neraka, yaitu banyak melaknat, mengingkari kebaikan suami dan menunda-nunda kebaikan. Tanpa kita sadari, hal-hal tersebut sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari.

(Baca: Kenapa Neraka Lebih Banyak Dihuni Perempuan Daripada Laki-Laki?)

Pertama, wanita yang suka melaknat. Perkumpulan kecil dengan sesama ibu-ibu dengan obrolan yang tidak terkontrol bisa jadi salah satu yang menyebabkan kita menjadi wanita yang suka melaknat, membicarakan kejelekan orang lain dan menghinanya. Rasulullah bersabda:

“Bukanlah seorang Mukmin itu seorang yang suka mencela, tidak pula seorang yang suka melaknat, bukan seorang yang keji dan kotor ucapannya.” (HR Bukhari).

(Baca: Tiga Golongan Orang yang Akan Didahulukan untuk Dilemparkan Ke Neraka)

Kedua, wanita yang suka mengingkari kebaikan suami. Suatu hal yang menyakitkan bagi seorang lelaki yang telah berusaha melakukan kebaikan untuk istrinya, namun istrinya mengingkarinya. Rasulullah bersabda:

“Tidaklah seorang istri yang menyakiti suaminya di dunia, melainkan istrinya (di akhirat kelak): bidadari yang menjadi pasangan suaminya (berkata): ‘Jangan engkau menyakitinya, kelak kamu dimurkai Allah, seorang suami bagimu hanyalah seorang tamu yang bisa segera berpisah dengan kamu menuju kami’.” (HR. Tirmidzi).

Ketiga, wanita yang suka menunda-nunda kebaikan. Ada tujuh hal yang dapat menghancurkan seseorang dan menahannya dari amal shaleh, yaitu kefakiran yang melupakan, kekayaan yang menyesatkan, sakit yang merusakkan, ketuaan yang melemahkan dan kematian yang mendadak. Maka sebaiknya tidak menunda-nunda kebaikan dan amal saleh.

Allahu ‘alaam bisshawab.

Sumber: halhalal.com.

(Visited 141 times, 1 visits today)