Kreatiflah dalam Beramal, Daripada Memberi Pada Pengemis, Coba Lakukan Teori Ini

1655 views
amal

Dailymoslem – Saat sedang berjalan di tempat-tempat umum yang ramai, seringkali kita menemukan pengemis yang tak jarang masih berbadan sehat dan segar. Menakjubkannya lagi, beberapa dari mereka meminta dengan cara yang memaksa dan malah menolak diberi uang kecil. Uang Rp. 500 yang bagi masih berharga bagi kita bahkan sudah lagi tak berharga bagi pengemis. Bahkan ada juga pengemis yang menolak diberikan makanan, mereka lebih membutuhkan uang daripada makanan.

Jadi, mana yang lebih mampu sebenarnya, kita atau pengemis?

Nah, daripada kita terjebak dengan pengemis-pengemis semacam ini, ada cara lain yang lebih kreatif dalam beramal.

(Baca juga: Begini Cara Bijak Memperlakukan Pengemis)

Caranya adalah, kita membeli barang yang dijual oleh mereka yang sudah tua renta, atau mereka yang masih anak-anak tapi mau berusaha untuk mendapat uang dengan cara yang baik, bukan dengan meminta-minta. Kita juga pasti sering menemukan penjual yang tua renta, yang bahkan sudah tak sanggup menggiring barang dagangannya, atau anak kecil yang tubuh mungilnya sebenarnya belum sanggup membawa beban dagangan yang terlampau banyak.

Belilah dagangan mereka. Kalau perlu, jika kita punya rejeki berlebih, boronglah dagangan mereka, karena merekalah yang sebenarnya lebih pantas mendapatkan kelebihan rejeki yang kita miliki. Belilah tanpa menawar, bahkan jika perlu lebihkan kembaliannya agar bisa mereka bawa pulang untuk memberi sedikit senyuman pada keluarga yang telah menanti mereka di rumah, atau setidaknya untuk senyuman mereka sendiri.

(Baca juga: Kenapa Bayi yang Dibawa Pengemis Selalu Dalam Keadaan Tidur)

Nah, jika kita tidak membutuhkan apa yang mereka jual, kita bisa memberikan barang yang sudah kita beli tersebut pada kaum fakir miskin yang juga membutuhkan. Misalnya kita membeli jagung rebus dari seorang kakek tua padahal tidak sedang ingin makan jagung rebus, kemudian kita membagikan jagung rebus yang telah kita beli pada fakir miskin di daerah dekat rumah yang kita tahu mereka membutuhkannya.

Dengan begitu, setidaknya ada dua orang yang bisa kita bantu dalam sekali tindakan. Misalnya kita punya uang lebih sebesar Rp. 10.000, kita bisa menolong dua orang fakir sekaligus.

Merekalah yang Lebih Pantas

Picture 1 of 7

Semoga Allah selalu menganugerahkan kita harta yang halal dan tidak membutakan, dan semoga Allah selalu menunjukkan kepada kita jalan yang benar untuk membelanjakan harta kita. Aamiin.

(Visited 3,041 times, 1 visits today)