Kenapa Neraka Lebih Banyak Dihuni Perempuan Daripada Laki-Laki?

1361 views

Dailymoslem – Sebuah hadist mengatakan bahwa Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam pernah ditunjukkan keadaan surga dan neraka, dan beliau melihat neraka lebih banyak dihuni perempuan daripada laki-laki.

Dari Imran bin Husain Radhiallahu Anhu, Nabi Sallallahu ’Alaihi wa Sallam bersabda:

“Aku diperlihatkan di surga. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum fakir. Lalu aku diperlihatkan neraka. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah para wanita.” (HR. Bukhari, 3241 dan Muslim, 2737)

Kenapa kebanyakan penghuni neraka adalah wanita?

Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

“Saya diperlihatkan neraka. Saya tidak pernah melihat pemandangan seperti hari ini yang sangat mengerikan. Dan saya melihat kebanyakan penghuninya adalah para wanita. Mereka bertanya, “Kenapa wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Dikarenakan kekufurannya.” Lalu ada yang berkata, “Apakah kufur kepada Allah?” Beliau menjawab, “Kufur terhadap pasangannya, maksudnya adalah mengingkari kebaikannya. Jika anda berbuat baik kepada salah seorang wanita sepanjang tahun, kemudian dia melihat anda (sedikit ) kejelekan. Maka dia akan mengatakan, ‘Saya tidak melihat kebaikan sedikitpun dari anda.” (HR. Bukhari, no. 1052)

(Baca juga: Hati-Hati Para Perempuan, Maksiatmu Di Dunia Bisa Menarik 4 Lelaki Ini Ke Neraka)

Dari Abu Said Al-Khudri Radhiallahu Anhu, dia berkata, Rasulullah Sallallahu ’Alaihi wa Salam keluar waktu Ied Adha atau Ied Fitri dan melewati para wanita dan bersabda:

“Wahai para wanita, keluarkanlah shadaqah karena saya diperlihatkan bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah dari kalangan kalian.” Mereka berkata, “Kenapa wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Kalian sering mengumpat, dan mengingkari pasangan. Saya tidak melihat (orang) yang kurang akal dan agama dari kalangan anda semua dibandingkan seorang laki-laki yang cerdas.” Mereka bertanya, “Apa kekurangan agama dan akal kami wahai Rasulullah?”  Beliau menjawab, “Bukankah persaksian (syahadah) seorang wanita itu separuh dari persaksian orang laki-laki.” Mereka menjawab: “Ya.” Beliau melanjutkan: “Itu adalah kekurangan akalnya. Bukankah kalau wanita itu haid tidak shalat dan tidak berpuasa.” Mereka menjawab, “Ya.” Beliau mengatakan, “Itu adalah kekurangan agamanya.” (HR. Bukhari, no. 304)

Naudzubillahimindzalik. Semoga kita selalu berada di jalan Allah dan terlindung dari api neraka. Aamiin.

(Baca juga: Bedanya Nafkah Istri dan Uang Belanja)

(Visited 2,030 times, 1 visits today)