Kenapa Bayi yang Dibawa Pengemis Selalu Dalam Keadaan Tidur?

2271 views

Dailymoslem – Meski fenomena pengemis kaya sudah jadi rahasia umum, tak jarang orang yang masih memberi belas kasihan dengan kepingan-kepingan uang pada pengemis di jalanan. Terutama pengemis yang membawa anak di dalam gendongannya untuk membuat orang semakin kasihan padanya. Tapi, tahukah anda, kenapa anak yang dibawa pengemis selalu dalam keadaan tertidur?

Jika anda memiliki anak usia balita, anda pasti tahu jam tidur anak tidak akan melebihi tiga jam. Umumnya balita tidur selama satu atau dua jam. Tapi, yang terjadi pada anak-anak di gendongan pengemis adalah mereka tidur sepanjang hari dari pagi hingga magrib. Selain itu, anak-anak juga biasanya mudah rewel saat bosan, apalagi dibawa panas-panasan.

Tahukah anda, untuk menghindari anak rewel saat dibawa mengemis, biasanya mereka dicekoki obat bius, vodka bahkan heroin! Bahkan tak jarang anak yang meninggal karena kondisi tubuh anak yang tidak sanggup menerima serangan obat-obatan tersebut. Mirisnya lagi, anak dalam keadaan meninggal tersebut terkadang tetap dibawa pengemis untuk membuat orang-orang kasihan padanya.

Hal ini dibuktikan oleh Matthew Solo, wartawan dan penulis buku dari Inggris yang menuliskan penelitiannya tentang anak yang dibawa pengemis di Bangkok dan Kamboja pada themirrorpost.com.

Matthew menemukan seorang pengemis di stasiun yang membawa bayi yang selalu tertidur di pangkuannya. Ketika ia menanyakan hal tersebut, pengemis tersebut tidak menjawab dan malah menyembunyikan wajahnya di balik jaket.

pengemis
Pengemis dengan anak di Asia. Copyright themirrorpost.com

Dengan dibantu salah seorang temannya yang berasal dari Rumania, Matthew akhirnya mendapat info bahwa anak yang selalu tertidur di pangkuan pengemis tersebut memang dicekoki vodka dan heroin agar tertidur, atau tak sadarkan diri, bahkan hingga meninggal. Anak-anak tersebut disewa dari orangtua mereka, bahkan ada beberapa yang diculik dari orangtuanya.

Bisnis ini bahkan telah menjadi bisnis kejahatan yang berkembang. Para pengemis itu biasanya memiliki bos yang mengumpulkan uang yang mereka hasilkan. Mereka akan mendapat jatah mereka sebagaimana seorang pekerja yang digaji oleh atasannya.

pengemis
Bukan hanya di Asia, fenomena ini juga terjadi di Eropa. copyright ixdaily.com

Yang lebih mengagetkan lagi, bos-bos pengemis ini punya rumah besar dan mobil yang berderet, yang mungkin lebih besar dan bagus daripada yang anda miliki, orang yang dengan kasihan memberi mereka.

Kini saatnya kita bertindak lebih kritis pada pengemis karena bisnis inilah yang harusnya mati, bukan anak-anak tak berdosa yang mereka manfaatkan. Saat kita melihat pengemis dan masih merasa kasihan, mungkin lebih baik memberi mereka makanan daripada uang, apalagi dalam jumlah besar, yang justru hanya akan semakin menyuburkan bisnis kejahatan ini.

(Visited 1,208 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]