Hukum Bagi Perempuan yang Tidak Menutup Aurat Padahal Ia Mengetahui

1255 views

Dailymoslem – Seorang perempuan muslim yang telah mencapai masa akil baligh diwajibkan untuk mengenakan hijab atau kerudung. Hal ini tertulis dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 31.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumurnya (bentuk jamak dari khimar atau hijab, pen) ke dadanya…”

Ayat ini menegaskan kepada perempuan untuk menjaga pandangan, memelihara kemaluan dari perbuatan haram, juga mengenakan hijab yang menutup dada.

(Baca juga: 5 Tutorial Hijab Pashmina untuk Sempurnakan Gaya Girlie)

Allah sendiri yang telah meminta kita untuk menutup aurat dan mengenakan hijab, adakah yang lebih indah daripada memenuhi permintaan Allah Tuhan Semesta Alam?

Sebagai perempuan yang beriman dan telah mencapai masa akil baligh, kita memiliki kewajiban untuk menutup aurat. Apalagi jika kita sudah mengetahui kewajiban tersebut, tapi tetap tidak menjalankannya, maka kita akan masuk ke dalam golongan orang yang merugi.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“…Barangsiapa yang mengingkari hukum-hukum syariat Islam sesudah beriman, maka hapuslah pahala amalnya bahkan di akhirat dia termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Al-Maidah: 5)

Seperti apakah orang yang merugi itu?

Orang yang merugi adalah mereka yang telah mengetahui sesuatu kebaikan, tapi tetap tidak menjalaninya karena tidak ingin bersusah-susah atau lebih ingin menjalani sesuatu yang penuh kesenangan.

(Baca juga: Bagaimana Nasib Amalan Wanita yang Tidak Berhijab?)

Ibaratnya kita diberi pilihan makanan pedas dan sayuran sehat. Ketika kita sudah tahu bahwa makanan pedas akan menyebabkan diare sementara sayuran sehat membuat badan segar. Tapi, kita lebih memilih makanan pedas yang lebih enak di lidah meski akhirnya menyusahkan diri kita sendiri. Itulah contoh orang yang merugi. Ia rugi karena pilihannya sendiri padahal ia mengetahui sesuatu yang lebih baik bisa ia dapatkan seandainya ia memilih yang lain.

Semoga kita selalu berada di jalan Allah dan didekatkan pada keberkahan. Aamiin.

(Visited 694 times, 1 visits today)



RELATED ITEMS