Hati-Hati Memuji Orang, Bisa Jadi Malah Merusak Keimanan yang Memuji dan yang Dipuji

1366 views

Dailymoslem – Mungkin kita pernah begitu mengagumi seseorang sampai ingin terus memujinya, misalnya mengagumi artis cantik atau ganteng, orang yang kita suka, suami atau istri, atau bahkan mungkin mengagumi anak kita sendiri.

Hati-hati, kekaguman yang berlebihan yang berujung pada pujian-pujian yang juga berlebihan dapat mengakibatkan rusaknya keimanan. Jangan sampai pengakuan kita atas kehebatan orang lain malah justru menyaingin pengakuan kita atas kehebatan Allah.

(Baca juga: 10 Dosa yang Azabnya Disegerakan di Dunia)

Bukan hanya itu, pujian yang berlebihan juga dapat merusak keimanan mereka yang dipuji. Sebagai manusia biasa yang penuh kelemahan, kita pasti senang saat ada orang yang memuji kita. Semakin banyak dan semakin bagus pujian, maka semakin dekat pula pada kita pada kesombongan. Naudzubilahimindzalik.

Sebuah hadist berkata:

“Menyukai sanjungan dan pujian membuat orang buta dan tuli.” (HR. Ad-Dailami).

Dalam setiap pujian yang kita lontarkan, misalnya kepada anak kita, jangan lupa untuk selalu menyertakan kalimat Allah, misalnya, “Masya Allah, cantik sekali anak Ibu pakai baju ini.” Dengan begitu, kita mengingatkan pada diri sendiri juga pada mereka yang kita puji, bahwa kebaikan yang kita kagumi tersebut sesungguhnya datang dari Allah, bahwa Allah-lah yang maha atas segala kebaikan.

Astagfirullah. Semoga kita selalu berada dalam golongan mereka yang imannya terjaga. Aamiin.

(Baca juga: Hadapi 10 Ujian Besar dari Allah dengan 10 Surat Al-Qur’an Berikut Ini)

(Visited 440 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]
RELATED ITEMS