Tenangkan Hati Dengan Cara Yang Islami

1437 views

Dailymoslem – Manusia adalah sosok makhluk yang paling sering dilanda kecemasan, kegelisahan, kegundahan dan sederet perasaan resah lainnya. Disadari atau tidak hal-hal yang mengkontaminasi hati tersebut bersumber pada Hubbud Dunia (cinta kepada dunia). Kecintaan kepada hal-hal yang duniawi ini lah yang sebenarnya menjadi penyebab utama kegelelisahan yang mendera.

Sungguh sangat manusiawi jika dalam menghadapi suatu kesusahan sedangkan dirinya belum atau tidak siap menghadapinya, maka wajar jika pikirannya akan terguncang dan ia akan mengalami kesedian.  Allah berfirman:

..Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat berkeluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir. Kecuali orang-orang yang mengerjakan sholat (Q.S. Al-Ma’arij : 19-22)

Jangankan kita seorang manusia biasa, Rasulullah SAW pun pernah mengalami kesedihan. Saat itu beliau ditinggal wafat oleh pamannya, Abu Thalib. Kemudian dua bulan kemudian disusul dengan wafat istri yang sangat beliau sayangi, Khadijah binti Khuwalid. Namun, beliau tidak berlarut dalam kesedihannya tersebut. Sungguh kesempurnaan akhlaknya patut kita ikuti.

Lalu bagaimana cara agar kita bisa terhindar dari kegelisahan atau kesedihan yang berlarut-larut. Sedangkan sifat tersebut memang sudah Allah berikan pada diri kita. Berikut beberapa cara menentramkan hati sesuai dengan syariat Islam.

Tingkatkan Keimanan Kita Terhadap Allah

Keimanan yang kuat, akan menghantarkan seseorang lebih mencintai Allah. Sehingga akan mempermudah seseorang tersebut untuk lebih menerima segala takdir yang putuskan-Nya. Segala yang terjadi di dalam kehidupan ini sudah ditentukan jauh sebelum kehidupan ini ada. Kita dan segala yang ada di alam semesta ini adalah miliki Allah, jadi untuk apa kita bersedih atas kehilangan sesuatu yang bukan milik kita.

Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, isteri-isterimu, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu peroleh, perniagaan yang kamu kha watirkan merugi dan tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggullah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak menunjuki kaum yang fasik. (Q.S At-Taubah :24)

Bicarakan Segala Kegelisahan Pada Allah

 Tempat untuk mengadu pasti sangat dibutuhkan oleh seseorang yang sedang memiliki masalah. Jangan buru-buru hubungi orang lain, bangunlah disepertiga malam kemudian ungkapkan segala keresahan kepada Allah.

Hanya kepada-Mu lah kami menyembah dan hanya kepada-Mu lah kami meminte pertolongan (Q.S Al-Fatihah:5)

Segala sesuatu datang dari Allah, entah itu cobaan atau kegembiraan. Minta lah Allah untuk segera mengangkat semua beban yang ada dipundakmu. Sesungguhnya hanya Allah yang berkuasa atas segala sesuatu.

Selalu Mengingat Allah Dengan Cara Berdzikir

Dzikrullah. Ingatlah Allah dalam setiap hal yang dikerjakan. Dengan berdzikir, insha Allah pikiran-pikiran buruk tentang apa yang akan terjadi dikemudian hari akan hilang. Sehingga orang yang senantiasa mengingat Allah akan selalu di beri kedamaian dan ketentraman dalam hatinya. Hal tersebut sudah merupakan janji Allah, bagi siapa saja yang mengingat-Nya maka dalam hatinya pasti terisi dengan ketentraman-ketentraman yang tidak didapatkan melainkan hanya dengan mengingat-Nya.

Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tentram (Q.S. Ar-Ra’du:28)

Perbaiki Sholat Kita

Sholat adalah aktivitas ibadah yang langsung berhubungan dengan Allah SWT. Jika seseorang telah terhubung dan berkomunikasi dengan Allah secara langsung dalam sholat yang benar-benar khusu, maka mustahil baginya terserang penyakit gelisah.

Tekadkan Dalam Hati Untuk Selalu Ikhlas

Allah tidak akan menguji sesorang melebihi kemampuan orang tersebut. Percayalah, bahwa ujian yang diberikan hanyalah batu loncatan untuk hidup yang lebih baik lagi. Allah telah menentukan segalanya untuk kita dan bisa dipastikan bahwa itulah yang terbaik.

Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang Allah lebihkan sebagian kamu daripada yang lain (Q.S An-Nisaa:32)

Berbaik Sangka Kepada Allah SWT

Allah bersama prasangka hambanya. Jika kita berprasangka buruk terhadap Allah, maka hal buruk lah yang akan terjadi kepada kita. Begitupun sebaliknya. Ingat, Allah adalah pembuat scenario kehudapn yang terbaik, dan Allah lebih tahu apa yang kita butuhkan.

Diwajibkan kepada kamu berperang walaupun itu sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia baik bagimu, boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia buruk bagimu. Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui (Q.S Al-Baqarah:216)

(Visited 739 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]