Sulam Alis Termasuk Dosa Besar ?

1870 views

Dailymoslem – Wanita memang sarat akan keindahan. Oleh karena itu dalam Islam wanita dianggap sebagai perhiasan dunia. Bukan hanya dilihat dari tampilan fisiknya, namun karena hati yang mulia dan prilaku yang lemah lembut. Sebagai sosok yang diciptakan penuh dengan keindahan, wanita secara lahiriah memang diberikan sifat selalu ingin bersolek. Sehingga wajar jika berbagai macam metode kecantikan terus dikembangkan hingga sekarang.

Islam memang tidak melarang wanita untuk mempercantik diri, apalagi jika ditujukan untuk pasangan hidup yaitu suami tercinta. Namun, tidak semua upaya mempercantik diri diperbolehkan. Apalagi jika sudah masuk ke dalam ranah merubah bentuk yang telah ditakdirkan oleh Allah. Lalu bagaimana hukumnya sulam alis?

Dalam hadist riwayat Bukhari dikatakan bahwa:

“Allah melaknat tukang tato, orang yang ditato, al-mutanamishah dan orang yang merenggangkan gigi untuk kecantikan yang mengubah ciptaan Allah” (HR. Bukhari Muslim)

Al-Mutanamishah yang dimaksud di atas adalah para wanita yang minta dicukur bulu wajahnya. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan oleh An-Nawawi.

Larangan tersebut adalah untuk alis dan ujung-ujung wajah..” (Sharh Shahih Muslim)

Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul bari Syarah Shahih Bukhari menyatakan bahwa perempuan tidak boleh merubah sesuatu dari bentuk asal yang telah diciptakan Allah, baik menambah atau mengurangi agar kelihatan bagus. Sepert, seorang perempuan yang alisnya berdempetan, kemudian ia menghilangkan (bulu alis) yang di antara keduanya, agar kelihatan cantik atau sebaliknya (kelihatan jelek dengan berdempetan).

Beberapa ulama yang mengarang kitab kumpulan dosa-dosa besar, seperti Imam Adz Dzahabi dalam kitabnya Al-Kabair, atau Al-Haitami dalam kitabnya Az-Zawajir ‘an Iqtiraf Al-Kabair menyebutkan bahwa salah satu dosa besar adalah mencukur atau menipiskan bulu alis. Hal tersebut merujuk pada hadis yang menyebutkan bahwa Allah melaknat para wanita yang mencukur bulu di wajahnya, seperti bulu alis.

Dalam proses sulam alis sendiri, ada beberapa langkah yang salah satunya adalah merapihkan alis dengan cara di cukur atau di cabut dengan bantuan pinset. Setelah bulu alis rapih dan tidak ada lagi yang keluar dari garis ideal barulah proses penyulaman dilakukan. Proses penyulaman alis sendiri dilakukan dengan meggunakan alat khusus yaitu embroidery pen. Alat tersebut berfungsi untuk mengaplikasikan tinta dan menghasilkan garis-garis yang mirip dengan bulu alis.

Dari keterangan tersebut adakah diantaranya yang tidak keluar dari larangan Allah sesuai dengan hadis riwayat Bukhari Muslim tersebut? Percaya lah, kecantikan hati lebih berharga dari kecantikan fisik. Yuk, mari sama-sama memperbaiki diri dan terus mempercantik hati dengan kalam-kalam Allah.

 

(Visited 1,023 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]