Keistimewaan Doa Lailatul Qadar Yang Diajarkan Rasulullah SAW

192 views Leave a comment
Keistimewaan Doa Lailatul Qadar Yang Diajarkan Rasulullah SAW

Dailymoslem – Kita mungkin sudah tahu mengenai adanya malam yang jauh lebih baik dari seribu bulan yang disebut Lailatul Qadar Pada malam itu, Al-Quran untuk pertamakalinya diturunkan. Pada malam itu pula, malaikat-malaikat Allah turun ke langit bumi untuk mengatur segala urusan. Maka dari itu, doa-doa yang dipanjatkan pada malam tersebut akan segera Allah kabulkan.

Lalu doa apakah yang paling baik dipanjatkan pada makam Lailatul Qadar?

Dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha-, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa do’a yang mesti kuucapkan?” Jawab Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berdo’alah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku).” (HR. Tirmidzi)

Keistimewaan dibalik doa Lailatul Qadar

Doa tersebut mengandung permohonan ampun pada Allah, namun Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tidak menggunakan kata maghfirah seperti biasanya melainkan kata Al-Afuw. Dua kata tersebut jika diterjemahkan pada bahasa Indonesia memang memiliki makna memaafkan dan mengampuni.

Perbedaannya adalah, magfirah adalah Allah hanya menutup aibnya selama hidup di dunia dan semua dosa tersebut akan dibeberkan di yaumul hisab kelak. Sedangkan Al-Afuw, Allah mengampuni dan menutupi aib seseorang di dunia dan di akhirat. Masya Allah.

Jadi, selagi masih memiliki kesempatan untuk berdoa di sepuluh malam terakhir Ramadan ini. Mari kita sama-sama perbanyak memohon ampun dengan lafadz doa diatas.

 Baca juga:
(Visited 397 times, 1 visits today)