Keistimewaan Bulan Ramadhan bagi Umat Muslim

453 views
lantern

Dailymoslem – Bulan Ramadhan yang ditunggu-tunggu seluruh umat muslim di belahan dunia hanya tinggal menghitung hari. Ada begitu banyak keistimewaan yang membuat bulan ini begitu dinanti dan dirindukan oleh  seluruh umat muslim.

Bulan Diturunkannya Al-Qur’an

“Bulan Ramadhan adalah bulan bulan diturunkannya Al Qur’an. Al Quran adalah petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)” (QS. Al Baqarah: 185)

Keistimewaan pertama yang dimiliki umat muslim di bulan Ramadhan adalah al-Qur’an, petunjuk yang membawa manusia dari kegelapan menuju cahaya. Di bulan Ramadhan ini merupakan saat yang tepat untuk kita kembali mengkaji Al-Qur’an dari halaman pertama, seolah kita baru pertama berkenalan dengannya, kembali jatuh cinta untuk yang kesekian kali.

Pintu Neraka Ditutup, Pintu Surga Dibuka dan Syaitan-syaitan Dibelenggu

“Jika bulan Ramadhan tiba, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan setan-setan dibelenggu” HR. Bukhari no. 1898, 1899 dan Muslim no. 1079.

Bulan Ramadhan juga merupakan ajang percobaan atau training untuk meningkatkan iman umat muslim. Di bulan ini pintu neraka ditutup, pintu surga dibuka dan syaitan dibelenggu. Di bulan ini kita diberikan berbagai training berupa banyak ibadah untuk meningkatkan keimanan dan mendapatkan ketaqwaan, sehingga kita siap untuk menyambut ujian hidup lainnya di bulan-bulan berikutnya.

(Baca juga: 5 Cara untuk Jadikan Ramadhan Kali Ini Lebih Berarti)

Adanya Malam Lailatul Qadr

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadr: 1-5).

Di bulan Ramadhan juga terdapat satu malam yang sangat istimewa, bahkan kemuliaannya lebih baik daripada seribu bulan.

Umat Muslim Terlahir Kembali Sebagai Bangsa yang Baru

Orang-orang yang kurang akal di antara manusia akan berkata, “Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblat (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka berkiblat kepadanya?” Katakanlah, “Milik Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus.” Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam); umat pertengahan (yang adil dan pilihan) agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Kami tidak menjadikan kiblat yang (dahulu) kamu berkiblat kepadanya melainkan agar Kami mengetahui siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sungguh, (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia. (Al-Bawarah 142-143)

Sesaat sebelum bulan Ramadhan, Allah juga memindahkan arah kiblat yang tadinya menghadap ke Baitul Maqdis menjadi menghadap ke Ka’bah. Perpindahan ini merupakan awalan yang baru bagi umat muslim, menandakan bahwa umat muslim terlahir sebagai umat yang baru, oleh karena itu Allah menghadiahkan bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri setelahnya untuk merayakan terlahirnya umat muslim sebagai umat yang baru, yang fitri, seperti bayi yang baru keluar dari perut ibunya.

(Baca juga: Dua Do’a Penting Di Bulan Ramadhan)

Semoga di bulan Ramadhan kali ini kita dapat menggapai kemenangan, sehingga Allah menghadiahkan kepada kita ketaqwaan. Aamiin.

(Visited 277 times, 1 visits today)