Allah Kan Sayang Sama Kita, Kenapa Allah Membuat Kita Lapar Dengan Puasa Bulan Ramadhan?

692 views
laper

Dailymoslem – Kita sudah mengetahui bahwa puasa adalah wajib bagi seorang muslim. Namun, pernahkah kebingungan saat ditanya “Mengapa kita diwajibkan puasa?” . Saat mendapatkan pertanyaan ini, kebanyakan orang pasti bilang “Karena Allah sudah mewajibkan kita untuk berpuasa.”

Astrid Khairunnisa, istri dari Uya Kuya pun pernah mendapatkan pertanyaan serupa dari anak keduanya, Nino. Saat itu Nino bertanya “Allah kan sayang sama kita, masa Allah mau bikin kita laper?”  Saat itu, Astrid mengajak Nino untuk bertemu salah satu Ustadz yang kebetulan bekerja di salah satu acara yang sama. Akhirnya, setelah di berikan penjelasan Nino mengerti bahwa puasa adalah sebuah kewajiban yang sudah seharusnya dilakukan oleh seorang muslim.

Untuk menjawab pertanyaan seperti itu, memang tidak salah menjawab dengan mengatakan “karena sudah diwajibkan” karena memang itu adanya. Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah,

Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Q.S Al-Baqarah: 183)

Diwajibkannya berpuasa, bukan berarti Allah menginginkan kita kelaparan. Toh kita diharuskan berbuka saat matahari telah tenggelam. Bahkan menyegerakan berbuka adalah salah satu dari Sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Puasa Ramadhan, adalah cara Allah agar kita menyadari bahwa nikmat yang telah datang pada kita sangatlah banyak.

Terkadang, manusia harus merasakan titik terendah untuk mensyukuri titik tertinggi yang telah diberikan atau akan diberikan. Selama ini mungkin kita telah terlalu jemawa memandang nikmat yang Allah berikan. Seolah nikmat itu datang dengan sendirinya, padahal setiap pergerakan angin, air, bulan, matahari dan semua renik-renik yang tak bisa kita lihat adalah dengan izin Allah Azza wa Jalla.

Puasa ini, adalah perwujudan keimanan dan ketakwaan kita terhadap Allah. Jika selama ini Allah telah memberikan kenikmatan yang terlampau banyak meskipun tanpa kita minta, mengapa kita sulit sekali untuk melakukan perintahnya dan malah bertanya itu-ini? Seolah puasa benar-benar akan menyengsarakan.

Dari segala sisi, puasa memang mendatangkan kebaikan. Sisi keuangan, meskipun harga-harga biasanya naik, tapi tetap saja asap mengepul dari dapur dan bahkan rezeki banyak datang saat bulan Ramadhan. Dari sisi sosial, biasanya orang-orang mengadakan aksi sosial lebih banyak di bulan Ramadhan. Dari sisi medis pun, puasa telah dinyatakan sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia.

Lalu apa lagi yang akan kita tanyakan? Keimanan tidak datang dari banyaknya pertanyaan yang kita lontarkan, tapi dari penerimaan yang ikhlas.

 

(Visited 1,044 times, 1 visits today)