Bolehkan Puasa Syawal Dilakukan Tidak Berurutan?

480 views
Ketupat

Dailymoslem – Orang sunda menyebutnya dengan nyawalan.  Puasa enam hari di bulan Syawal yang disebut-sebut setara dengan puasa dalam satu tahun lamanya. Puasa ini dikatakan sebagai penyempurna puasa Ramadhan yang telah dilakukan selama satu bulan. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah bersabda,

Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun.” (HR. Muslim)

Apakah puasa syawal harus dilakukan langsung setelah Idul Fitri?

Puasa Syawal pada dasarnya dilakukan sepanjang bulan Syawal. Sehingga bisa dilakukan kapan saja selama enam hari dari 29 hari bulan Syawal. Jadi, jika dirasa tidak memungkinkan untuk dilakukan langsung setelah Hari Raya Idul Fitri maka boleh dilakukan dihari lain.

Bolehkan tidak dilakukan dengan berurutan?

Sayyid Sabiq menjelaskan di dalam Fiqih Sunnah bahwa menurut pendapat Imam Ahmad, puasa Syawal boleh dilakukan secara berurutan, boleh pulah tidak berurutan. Selain itu kedua cara tersebut sama saja, tidak ada yang diutamakan satu dari yang lainnya.

Namun, ada yang harus diperhatikan bahwa puasa Sunnah Syawal ini tidak boleh di khususkan pada hari Jumat saja. Hal itu disebutkan dalam salah satu dalil Rasulullah Shallallahu Alihi wa Sallam,

Janganlah khusukan malam Jum’at dengan shalat malam tertentu yang tidak dilakukan pada malam-malam lainnya. Jnaganlah pula khususkan hari Jumat dengan puasa tertentu yang tidak dilakukan pada hari-hari lainnya. Kecuali jika ada puasa yang dilakukan karena sebab ketika itu.” (HR.Muslim)

Bagi yang belum sempat puasa Syawal, yuk semangat menyelesaikannya!

(Baca juga:Tatacara Melaksanakan Puasa Syawal)

(Baca juga: Keutamaan Berpuasa Enam Hari Di Bulan Syawal)

(Visited 391 times, 1 visits today)



RELATED ITEMS