Bolehkah Mencicip Masakan Saat Berpuasa?

1077 views
images02

DailymoslemSaat puasa, biasanya kegiatan di dapur lebih aktif dibanding dengan bulan-bulan lainnya. Bagaimana tidak, para ibu kebanyakan ingin memberikan hidangan buka dan sahur yang istimewa. Agar para penghuni rumah yang berpuasa – khususnya anak-anak – merasa senang menjalankannya.

Kendala terberat memasak di bulan puasa dihadapi oleh para wanita yang baru menikah dan belum terbiasa memasak sendiri. Jika ibu-ibu yang sudah jago memasak, mungkin sudah hafal takaran semua bumbu yang akan digunakan sehingga tak perlu lagi ada acara cicip mencicip. Berebeda bagi mereka yang belum terbiasa, mecicip masakan adalah sebuah keharusan demi menyelamatkan rasa makanan yang dibuat.

Namun, sebenarnya bolehkah mencicip masakan saat puasa?

Dalam hal ini mencicip makanan adalah, memasukan sedikit makanan untuk mengetahui apakah rasanya sudah pas atau belum. Makanan yang dicicip setelah sampai ke lidah, kemudian di keluarkan kembali sehingga tidak masuk ke kerongkongan atau ke dalam tubuh lainnya.

Ibnu ‘Abbas mengatakan,

لاَ بَأْسَ أَنْ يَذُوْقَ الخَلَّ أَوْ الشَّيْءَ مَا لَمْ يَدْخُلْ حَلْقَهُ وَهُوَ صَائِمٌ

Tidak mengapa seseorang yang sedang berpuasa mencicipi cuka atau sesuatu, selama tidak masuk sampai ke kerongkongan.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnaf no. 9277. Syaikh Al Albani dalam Irwa’ no. 937 mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Mencicipi makanan saat puasa memang diperbolehkan bagi mereka yang berkepentingan dan hukumnya sama seperti berkumur-kumur saat berpuasa. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,

Mencicipi makanan terlarang bagi orang yang tidak memiliki hajat, akan tetapi hal ini tidak membatalkan puasanya. Adapun untuk orang yang memiliki hajat, maka hukumnya seperti berkumur-kumur.” (Majmu’ Fatawa, 25/266-267, Maktabah Syamilah)

(Visited 2,652 times, 1 visits today)



RELATED ITEMS