2 Doa Agar Terhindar Dari Lilitan Hutang

148 views Leave a comment
2 Doa Agar Terhindar Dari Lilitan Hutang

Dailymoslem – Pinjam meminjam menjadi salah satu kegiatan muamalah yang diperbolehkan oleh agama, asalkan kegiatan tersebut tidak jatuh pada riba yang akhirnya memberatkan salah satu pihak. Kegiatan ini tentu saja berguna bagi kita saat terdesak dan membutuhkan bantuan finansial.

Meski diperbolehkan, pinjam meminjam atau berhutang ini tentunya menjadi salah satu hal yang banyak membuat orang ketakutan. Saat pinjaman atau hutang sulit sekali untuk dibayar, maka tak sedikit orang yang mulai berbohong, melakukan tindak kriminal hingga depresi berkepanjangan.

Mengenai hal ini ada sebuah riwayat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam yang memberi nasihat kepada Abu Umamah. Abu Said Al-Khudhri radhiyallahu ’anhu bertutur:

“Pada suatu hari Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam masuk masjid. Tiba-tiba ada seorang sahabat bernama Abu Umamah radhiyallahu ’anhu sedang duduk di sana. Beliau bertanya: ”Wahai Abu Umamah, kenapa aku melihat kau sedang duduk di luar waktu sholat?” Ia menjawab: ”Aku bingung memikirkan hutangku, wahai Rasulullah.” Beliau bertanya: ”Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah do’a yang apabila kau baca maka Allah ta’aala akan menghilangkan kebingunganmu dan melunasi hutangmu?” Ia menjawab: ”Tentu, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda,”Jika kau berada di waktu pagi maupun sore hari, bacalah do’a:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

”Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia.” Kata Abu Umamah radhiyallahu ’anhu: ”Setelah membaca do’a tersebut, Allah berkenan menghilangkan kebingunganku dan membayarkan lunas hutangku.” (HR Abu Dawud 4/353)

Selain itu, Aisya Radhiyallahu Anha menuturkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa sallam dalam thasyahud akhir dalam shalatnya biasa berdoa seperti ini,

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَفِتْنَةِ الْمَمَاتِ ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ

“Allahumma inni a’udzu bika min ‘adzabil qobri, wa a’udzu bika min fitnatil masiihid dajjal, wa a’udzu bika min fitnatil mahyaa wa fitnatil mamaat. Allahumma inni a’udzu bika minal ma’tsami wal maghrom (artinya: Ya Allah, aku meminta perlindungan pada-Mu dari siksa kubur, aku meminta perlindungan pada-Mu dari cobaan Al Masih Ad Dajjal, aku meminta perlindungan pada-Mu dari musibah ketika hidup dan mati. Ya Allah, aku meminta perlindungan pada-Mu dari perbuatan dosa dan sulitnya berutang).” (HR. Bukhari no. 832 dan Muslim no. 589)

Nah, oleh karena itu, tambahkan doa ini setiap tasyahud akhir agar terhidar dari lilitan hutang yang sulit diselesaikan.

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ

“Allahumma inni a’udzu bika minal ma’tsami wal maghrom (artinya: Ya Allah, aku meminta pada-Mu dari perbuatan dosa dan sulitnya berutang).”

Baca juga:

Berhutang Tanpa Sepengetahuan Suami, Bolehkah?

5 Cara Mengatur Keuangan Agar Tidak Pernah Terjerat Hutang

(Visited 402 times, 1 visits today)