Mengenal Meningitis, Penyakit Yang Merenggut Nyawa Komedian Olga Syahputra

704 views

 Dailymoslem – Meninggalnya artis multi talenta Olga Syahputra gemparkan masyarakat Indonesia. Diketahui bahwa meninggalnya  komedian popuer ini lantaran mengindap meningitis. Selama 10 bulan Olga berjuang dari penyakitnya di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. Namun, takdir berkehendak lain. Allah lebih sayang kepada Olga dan akhirnya mengambil kakak kandung Billy Syahputra ini kesisi-Nya pada Jumat (27/3) lalu.

Penyakit yang diderita Olga Syahputra adalah penyakit yang benar-benar berbahaya. Bahkan meksipun telah didiagnosis dini dan menjalani pengobatan yang intesif, 10 persen dari penderita dapat meninggal dalam waktu 24 hingga 48 jam setelah timbulnya gejala. Jika bertahan lama, penderita akan mengalami kerusakan otak hingga menimbulkan kecacatan permanen.

Meningitis adalah sejenis infeksi yang relatif langka yang mempengaruhi selaput halus yang menutupi otak dan sumsum tulag belakang. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus (viral meningitis) , bakteri (bacterial meningitis) atau jamur(fungi meningitis)  yang diawali dari tempat didalam tubuh seperti telinga, sinus atau saluran pernapasan bagian atas.

Bakterial Meningitis adalah jenis yang berbahaya. Meningitis jenis ini dapat menular kepada orang-orang yang melakukan kontak jarak dekat. Berbeda dengan Bakterial, Viral Meningitis cenderung tidak terlalu ganas. Kebanyakan orang yang menderitanya dapat sembuh dengan sepenuhnya. Kemudian yang terakhir adalah Fungal Meningitis, jenis ini bisa dikatakan yang paling jarang ditemukan. Umumnya hanya terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Semua orang berpotensi terkena meningitis. Namun penyakit ini lebih berbahaya pada orang dengan kondisi tertentu, seperti limpa rusak, penyakit kronis dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Penelitian menunjukan bahwa beberapa kelompok usia pun memiliki tingkat yang lebih rentan untuk terjangkit penyakit berbahaya ini. Seperti anak dibawah usia 5 tahun, remaja dan dewasa muda usia 16-25 tahun dan orang dewasa diatas usia 55 tahun.

Ada beberapa kuman tertentu yang dapat menyebabkan meningitis menular lebih cepat. Sehingga meningitis dapat mewabah di tempat-tempat dimana banyak orang yang tinggal di suatu ruangan seperti asrama atau barak tentara.

Penderita meningitis yang mampu bertahan hidup biasanya terkena efek jangka panjang seperti tuli, kerusakan otak, kejang, kesulitan melakukan kegiatan fisik dan kecatatan permanaen lainya.

Cara mencegah penyakit ini tentunya dengan melakukan pola hidup sehat. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan cara berolahraga dan istirahat yang cukup dan teratur, makan makanan bergizi dan penuh vitamin, hindari memakai peralatan makan dan minum bersama, mencuci tangan secara teratur dan vaksinasi.

 

 

 

(Visited 310 times, 1 visits today)