Cardio HIIT Turunkan Berat Badan Dengan Cepat Kilat

916 views

Dailymoslem – Kebiasan mengolah tubuh akhir-akhir ini menjadi sesuatu yang banyak diminati oleh kalangan muda. Mereka mulai menyadari bahwa menjaga tubuh sejak muda bisa membawa keuntungan pada dikemudian hari. Selain itu alasan untuk mendapatkan tubuh yang lebih porposional juga menjadi salah satu faktor melenjitnya berbagai macam jenis olah tubuh yang ada saat ini.

High Intensity Interval Training (HIIT) menjadi salah satu jenis olah raga yang diminati karena dapat menurunkan berat badan secara singkat dengan waktu latihan yang singkat pula. HIIT ini didesain untuk meningkatkan metabolism dan pembakaran lemak tubuh. Cara melakukan HIIT sangatlah mudah. Cukup lakukan gerakan yang ekspolsif di bidang olahraga yang disukai. Misalnya lari, lakukan sprint selama 15 detik kemudian jalan cepat selama 30 detik dan lakukan dua tahap tersebut selama 15-30 menit.

Kemampuan tubuh membakar kalori berlangsung hingga 24 jam setelah latihan HIIT

Tubuh yang melakukan latihan HIIT mengalami peningkatan dalam hal kemamuan membakar kalori. Hal tersebut diungkp oleh pakar olahraga dari Baylor College of Medicine (Houston, Texas) pada tahun1996. Kemampuan membakar kalori tersebut berlangsung hingga 24 jam setelah melakukan latihan.

1000 kalori lebih dibakar melalui latihan HIIT

Studi yang dipresentasikan pada Annual Meeting of the American College of Sports Medicine tahun 2007 melaporkan bahwa, subyek yang melakukan HIIT berhasil membakar hampir 10 persen kalori selama 24 jam setelah latihan. Peneliti menambahkan bahwa HIIT dapat meningkatkan proses metabolisme dalam otot dan menumpulkan kemampuan tubuh untuk menyimpan lemak.

HIIT dapat membakar lemak hingga 6 x lebih banyak

Penelitian yang dilakukan di Australia, melaporkan bahwa wanita yang melakukan latihan HIIT selama 20 menit, yaitu 8 detik sprint kemudian istirahat 12 detik mampu mebakar lemak 6 kali lebih banyak. Hal tersebut jauh lebih efektif dari pada berlatih kardio biasa selama 40 menit.

Enzim lemak juga ikut berkurang

Norwegian University of Science and Technology melakukan study yang membuktikan bahwa seseorang yang memiliki sindrom metabolik dan mengikuti program HIIT 16 minggu mengalami enurunan 100 persen lebih besar dalam menurunkan enzim yang memproduksi lemak dibandungkan subyek lain yang melakukan latihan intensitas sedang.

 

 

 

(Visited 599 times, 1 visits today)