Berikut Ini Beberapa Cara Munggahan, Bagaimana Munggahan Mu?

902 views
mungahan

Dailymoslem – Ramadhan hanya tinggal menunggu keputusan Isbat pemerintah. Yups, beberapa hari lagi kita semua akan bertemu kembali dengan bulan penuh berkah bulan penuh ampunan. Dalam budaya sunda, ada satu kebiasaan yang dilakukan untuk menyambut bulan Ramadhan yang dinamakan ‘munggahan’.

Biasanya munggahan ini dilakukan satu atau duahari sebelum bulan Ramadhan tiba dengan tujuan untuk mempersiapkan diri untuk selalu melakukan perbaikan di bulan suci tersebut. Tujuan tersebut bisa dilihat dari arti kata munggahan itu sendiri. Dalam Bahasa Sunda ‘munggahan’ berasal dari kata unggah yang berarti memasuki tempat yang agak tinggi. Jadi, munggahan untuk menghadapi bulan Ramdhan adalah melakukan perubahan untuk menjadi lebih baik dari segi lahiriyah maupun batiniyah yang dimulai dari saling memaafkan satu sama lain.

Nah, dalam pelaksanaannya. Munggahan malah sering diartikan sebagai acara makan-makan dan kumpul-kumpul bersama. Mungkin, kegiatan seperti ini dilakukan sebagai sebuah perwujudan saling memaafkan satu sama lain yang mengawali perbaikan diri dikemudian hari. Ada beberapa kegiatan yang biasanya dilakukan masyarakat untuk munggahan. Apakah salah satunya adalah kebiasaan munggahan mu?

Botram alias makan-makan bersama

botram

Salah satu kegiatan munggahan adalah makan bersama. Biasanya masyarakat akan berkumpul di sebuah tempat dan membawa bekal dari rumah untuk dimakan bersama. Acara munggahan seperti pasti sangat di tunggu oleh semua orang, bukan hanya bisa saling mencicipi makanan yang dibawa satu sama lain, tapi juga biasanya mereka mengunjungi satu tempat bermain yang seru. Misalnya, kolam renang, arena permainan, kebun, taman sampai sawah. Dimanapun tempat berkumpulnya, acara botram ini pastinya sangat seru sekali.

Saat ini, acara botram seperti ini bukan hanya di lakukan oleh warga-warga desa. Melainkan oleh para karyawan sekaligus boss mereka dengan makan bersama disalah satu kafe atau restoran favorit.

Pengajian dengan para tetangga

Pengajian wisata rohani ahad pagi masjid Al-falah tuban2

Pengajian juga menjadi salah satu kegiatan yang biasanya dilakukan untuk munggahan. Dalam pengajian tersebut pastinya dikupas tuntas mengenai seluk beluk Ramadhan ataupun tema lain yang sedang “in” yang pasti disesuaikan dengan kapasitas pembicara dan pendengarnya.

Pengajian ini biasanya di kordinir oleh salah satu organisasi didaerah tersebut. Acaranya bisa seperti acara tabligh akbar atau acara pengajian biasa yang diadakan di masjid-mesjid, mushala ataupun salah satu rumah warga. Biasanya juga pengajian ini disatukan dengana acara malam nifsyu sya’ban.

Ziarah kubur plus membersihkan makam

Sejumlah warga memanjatkan doa saat berziarah di TPU Karet Bivak, Jakarta, Jumat (27/6). Mendekati Bulan Suci Ramadhan para peziarah memanjatkan doa bagi keluarga serta kerabat mereka yang telah meninggal dunia. Sudah menjadi tradisi bagi sejumlah warga untuk berziarah ke makam keluarga atau kerabat untuk mendoakan mereka. FORUM/Arief Manurung
Sejumlah warga memanjatkan doa saat berziarah di TPU Karet Bivak, Jakarta, Jumat (27/6). Mendekati Bulan Suci Ramadhan para peziarah memanjatkan doa bagi keluarga serta kerabat mereka yang telah meninggal dunia. Sudah menjadi tradisi bagi sejumlah warga untuk berziarah ke makam keluarga atau kerabat untuk mendoakan mereka. FORUM/Arief Manurung

Selain makan-makan dan pengajian, kegiatan lain yang biasanya dilakukan untuk munggahan adalah ziarah kubur. Misalnya berziarah ke makam para wali, kuburan orang tua, syekh atau ulama penyebar Islam di suatu daerah.

Ziarah tersebut dilakukan untuk mengingatkan diri pada kematian yang pasti akan menghampiri. Hal ini, berguna agar diri tak menjadi jemawa dalam menjalani hari-hari sehingga kita bisa lebih menambah kadar kebaikan di setiap detiknya.

Kumpul bersama keluarga

wpid-dsc_01491

 

Acara paling sederhana yang dilakukan adalah berkumpul bersama keluarga. Tak jarang, sanak saudara yang tinggal di daerah berbeda sengaja pulang untuk munggahan bersama. isi dari acara tersebut pastinya berbeda-beda tergantung dari kebiasaan keluarga itu sendiri. Ini dilakukan untuk menjaga keharmonisan hubungan keluarga. Misalnya dengan santap sahur bersama yang mungkin jarang dilakukan, atau dengan shalat tahajud bersama. apapun bisa dilakukan dengan keluarga untuk sambut Ramadhan, bulan penuh kemenangan.

 

(Visited 909 times, 1 visits today)



RELATED ITEMS