Bedah Buku Sang Musafir, Menyingkap Perjalanan Spiritual Ibn Araby

912 views

Dailymoslem – Jum’at (06/03) kemarin, Mizan Noura Books mengadakan diskusi bedah buku Sang Musafir yang ditulis oleh Sadik Yalsizucanlar yang membahas mengenai perjalanan spiritual Ibn Araby, seorang filsuf Islam yang sangat terkenal dengan 800an karya yang telah diciptakannya, yang juga terkenal dengan nama Syaikh Al-Akbar. Acara ini diadakan di Aula Masjid Salman ITB, selepas shalat Jum’at.

Sadik Yalsizucanlar memilih Araby sebagai tokoh utama di novelnya karena satu alasan, yaitu cinta. Bagi Sadik, tokoh dalam Islam yang paling berkesan tentang cinta adalah kisah Ibn Araby. Sadik telah lama tertarik pada Ibn Araby dan ingin mendalami cerita tentangnya. Melalui buku ini, Sadik menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang penuh cinta, tidak seperti citra Islam di dunia barat yang selalu dikaitkan dengan terorisme.

Selain buku ini, Sadik yang telah 25 tahun menjadi produser di salah satu stasiun TV Turki bernama TRT juga berencana untuk membuat sebuah drama seri tentang Islam dan cinta, untuk menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang penuh cinta.

Meski buku-bukunya pernah dituduh sebagai usaha pengkafiran, tapi sesungguhnya telah banyak orang yang memeluk Islam karena membaca karya-karya Ibn Araby. Dalam novel ini Sadik menceritakan kisah Araby mulai dari menjadi pelayan setia Fatimah binti Ibnu Al-Muthanna, sufi perempuan paling terkenal di Andalusia, hingga mencapai kematangan ruhani Al-Insan Al-Kamil (Manusia Sempurna).

Mizan Noura Books sendiri tertarik untuk mengangkat buku Sadik Yalsizucanlar ini karena tulisan Sadik merupakan salah satu karya sastra sufistik yang ringan dibaca. Karya sastra sufistik di Indonesia saat ini masih jarang, sedangkan karya Sadik merupakan salah satu karya sufistik yang ringan dibaca. Dengan diangkatnya karya Sadik ini, diharapkan minat membaca karya sastra sufistik di Indonesia dapat meningkat.

Acara ini merupakan rangkaian acara bedah buku yang diadakan Mizan Noura Books dua kota lainnya yaitu di Jakarta pada 5 Maret dan 7 Maret, juga di Yogyakarta pada 9 Maret. Acara bedah buku Sang Musafir di Aula Masjid Salman ITB kemarin dihadiri pengunjung yang merupakan mahasiswa, beberapa rekan media dan juga pembaca Sang Musafir lainnya.

(Visited 419 times, 1 visits today)